Tampilkan postingan dengan label facebook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label facebook. Tampilkan semua postingan
bee
VIVAnews - Indonesia adalah jawara sosial media di dunia. Menurut data terbaru dilaporkan ComScore, lembaga riset dan pemasaran di internet, Indonesia menempati peringkat pertama soal penetrasi di Twitter. Dari populasi pengguna internet di Indonesia, sebanyak 20,8 persennya adalah pengguna Twitter.

Soal penetrasi, Indonesia bahkan mengalahkan Amerika Serikat dan Jepang sebagai negara yang semula ramai ‘berkicau’ di situs mikroblogging terpopuler tersebut.

Dengan penetrasi terbesar di dunia, tak heran jika sejumlah topik ‘produksi dalam negeri’ kerap menempati posisi teratas dalam trending topic di Twitter. Sebut saja misalnya Peterporn yang menghebohkan dunia atau Keong Racun yang membuat Sinta-Jojo mendadak melesat menjadi artis dadakan.

Di bawah Indonesia, ada Venezuela sebagai negara yang paling banyak menyumbangkan pengguna internetnya ke Twitter.

Setelah Hugo Chaves, Presiden Venezuela ikut berkicau langsung di Twitter, pengguna asal Venezuela melonjak sebanyak 4,8 persen dalam beberapa bulan saja. Secara total, ada 19 persen tweeps berasal dari negeri tersebut.

Sebagai negara dari mana Twitter berasal, ternyata Amerika Serikat hanya berada di peringkat 11 sebagai negara dengan tingkat penetrasi di Twitter hanya 11,9 persen. Padahal, pada Juni 2010, situs ini mengalami pertumbuhan 109 persen dibanding tahun sebelumnya menjadi 93 juta pengguna.

“Twitter.com mengalami ledakan trafik global sepanjang tahun lalu, ini semakin membuktikan jati diri Twitter sebagai situs jejaring sosial yang banyak dikunjungi di lima benua,” kata Graham Mudd, Wakil Presiden ComsCore, pada keterangannya, 13 Agustus 2010.

Analisa dari lima wilayah menunjukkan Amerika Latin mengalami pertumbuhan tercepat, melonjak 305 persen menjadi 15,4 juta pengguna. Asia Pasifik berada di peringkat kedua dengan pertumbuhan tercepat, yang naik 243 persen menjadi 25,1 juta pengunjung.

Amerika Utara, di mana populasi orang berkicau di internet sudah matang justru mengalami pertumbuhan cuma 22 persen menjadi 25 juta pengunjung.
Menurut data statistik yang dirilis Internet World Stats, tahun ini pengguna internet di Indonesia mencapai sekitar 30 juta user. Jika 20,8 persen pengguna internet di Tanah Air mendaftar di Twitter, setidaknya lebih dari 6 juta pengguna internet di Indonesia menggandrungi situs microblogging itu.

***

Bukan hanya di Twitter, Indonesia berjaya. Tapi juga di Facebook.

Tak jauh berbeda dengan di Twitter, Facebooker asal Indonesia juga semakin lama semakin menjadi dominan di situs jejaring sosial yang saat ini sedang menjadi yang terfavorit untuk dikunjungi.

Sebagai informasi, menurut data Alexa, Facebook merupakan situs kedua yang paling banyak dikunjungi pengguna internet dari seluruh penjuru dunia, setelah Google.

Di situs buatan Mark Zuckerberg tersebut, pengguna asal Indonesia juga cukup dominan.
Seperti dikutip dari data Check Facebook, per 12 Agustus 2010 pengguna Facebook asal Indonesia mencapai 26.277.000 user. Hampir menyamai jumlah pengguna Facebook asal Inggris yang berada di posisi kedua, yang mencapai 27.020.020 pengguna.

Padahal, dari sisi penetrasi, di Indonesia internet hanya mencakup sekitar 12,3 persen dari seluruh penduduk. Bandingkan dengan Inggris yang 82,5 persen warganya sudah menyentuh internet.

Sebagai gambaran, sekitar satu tahun sebelumnya, Indonesia hanya berada di posisi ke-7 sebagai negara yang warganya paling banyak mendaftar di Facebook.

Meski masih tertinggal dengan oleh pengguna asal Amerika Serikat yang berada di posisi pertama dengan 131.567.700 pengguna, tingkat pertumbuhan pengguna Facebook asal Indonesia pada bulan Juni mencapai sekitar 1,190 juta pengguna baru tiap bulannya.
bee
TEMPOInteraktif.com - Ada-ada saja ulah orang usil di Facebook. Baru-baru ini ada sebuah laman Facebook yang dengan sengaja mendoakan agar Presiden Amerika Serikat Barrack Obama cepat meninggal. Yang bikin heboh lagi, laman Facebook ini sudah didukung nyaris sejuta orang (tepatnya 950 ribu orang).

Banyak komentar yang mengisi halaman gerakan di Facebook ini. Ada yang mengisi dengan serius. Tapi, banyak yang mengisi dengan banyolan-banyolan yang mengundang tawa.

Misalnya, ada yang menulis begini, “Tuhan, Engkau telah memanggil aktor favorit saya, Patrick Swayzie. Engkau juga mengambil aktris favorit saya, Farah Fawcett. Engkau memanggil penyanyi favorit saya, Michael Jackson. Saya hanya ingin Engkau tahu bahwa presiden favorit saya adalah Barack Obama. Amin.”

Gerakan itu pun disambung dengan gerakan antidoa kematian untuk Obama. Gerakan Facebook yang bernama, "Please stop praying for Obama's death", misalnya anggotanya telah mencapai 2,400 ribu orang.

Ada lagi gerakan "5 MILLION AGAINST THE FRIVOLOUS OBAMA DEATH PRAYER PAGE". Ini anggotanya cuma 4.100-an. Jauh dengan gerakan untuk Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah, dua petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi.

Gerakan serupa juga ada yang bernama "Having The Good Taste NOT To Pray For President Obama's Death." Jumlah pendukungnya juga tak banyak. Cuma 4.000-an.

Yang agak banyak adalah grup Facebook yang bernama ‘Petisi Menghapus Grup Facebook Doakan Kematian Presiden Obama’. Anggotanya mencapai 28 ribu. Mereka halaman tersebut dihapus karena bersifat tidak sopan.
bee
VIVAnews - Banyak hal yang bisa Anda lakukan di Facebook. Tidak hanya sebagai wadah bersosialisasi, situs jejaring ini juga bisa dijadikan tempat untuk memantau dan memengaruhi orang lain.

Menurut beberapa pria, seperti yang dikutip dari foxnews.com, wanita bisa memanfaatkan Facebook, tidak hanya dalam hal positif, tapi juga hal negatif. Salah satunya jika terkait masalah hubungan dengan lawan jenis.

Berikut opini beberapa pria yang membeberkan hal mengejutkan yang bisa dilakukan wanita di Facebook.

1. Membuat profil palsu untuk menguntit mantan pacar

Hal satu ini mungkin tampak sedikit ekstrem. Tapi, banyak wanita sengaja membuat profil palsu untuk bisa memantau mantan pacar tanpa diketahui pasangannya. Daripada menelepon atau mengirimkan sms, sekadar menulis "Apa kabar?" di wall Facebook, cara ini memang lebih aman.

2. Memanipulasi penampilan

Menurut pria, tidak sedikit wanita yang sering memasang foto di Facebook untuk menampilkan citra diri yang tidak sesuai realitas. Dalam foto-foto mungkin ingin terlihat lebih seksi dan berani atau sebaliknya, dan berlawanan dengan kenyataan. Hati-hati, hal ini bisa menjadi bumerang buat wanita.

3. Menulis status berlebihan dan provokatif

Status di Facebook bisa dibaca siapa saja dan banyak wanita yang mengggunakannya untuk tujuan provokasi atau pamer. Bagi pria, hal yang paling menyebalkan adalah "curhat", soal kehidupan pribadi di status. Menurut pria, lebih baik berbicara langsung daripada mengumbarnya di

Facebook, karena kesannya seperti mengharap belas kasihan. Selain itu, pamer soal kelebihan atau tempat yang didatangi dan langsung memasangnya di status.

4. Memasang foto ambigu

Status sudah berhubungan dengan seseorang, tetapi dalam beberapa foto terlihat mesra dengan pria lain. Hal ini seperti ingin "membakar" rasa cemburu pasangan dengan cara kekanakan. Foto ambigu itu juga menurut pria, sengaja untuk membuat orang lain mempertanyakan hubungannya, dan

memberikan perhatian padanya.

5. Status hubungan palsu

Beberapa wanita lajang banyak memasang status hubungan dengan "in a relationship". Hal ini dilakukan untuk menghindari reaksi "kasihan" orang atas statusnya yang masih lajang. Hal ini menurut pria, sangat tidak masuk akal, karena justru status tersebut menghambatnya mendapat pasangan.

Apakah Anda juga setuju dengan opini diatas?